This is default featured slide 1 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 2 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 3 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 4 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 5 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
Rabu, 09 Februari 2022
Selasa, 07 April 2020
Distributor Material Alam dan Bahan Bangunan
22.09
No comments
Kami mensuplay material alam berkwalitas seperti Pasir Hitam, Pasir Pasang, Pasir Cor, Sirtu, Split, Batu kali dll, untuk kebutuhan proyek / bangun rumah dengan harga murah dan Terjangkau untuk pengiriman wilayah lokal Banyumas, Purbalingga dan Brebes bagian selatan. Untuk armada menggunakan Dump truck index 7m³ sampai dengan 8,5m³.
Harga material alam:
-
-
-
-
-
*)Harga tergantung lokasi drop, sewaktu-waktu dapat berubah. Untuk informasi harga ter-update silahkan hubungi contact person di bawah
-
-
-
-
*)Harga tergantung lokasi drop, sewaktu-waktu dapat berubah. Untuk informasi harga ter-update silahkan hubungi contact person di bawah
Kamis, 02 April 2020
Efek Penumpang Bus Jurusan Tegal - Purwokerto Pasca Pandemi Covid-19
06.37
No comments
Sejak virus corona (covid 19) di tetapkan sebagai kejadian luar biasa (KLB) di Kota Purwokerto dan Tegal, jumlah penumpang yang masuk ke terminal bus Bulupitu kota Purwokerto mengalami penurunan lebih dari 70%. Bahkan untuk kota Tegal semenjak statement Walikota Tegal melakukan lockdown pada hari senin tanggal 30 Maret 2020, penurunan penumpang lebih drastis lagi sampai lebih dari 90%. Walaupun pada akhirnya Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono mengganti istilah local lockdown menjadi isolasi wilayah terkait kebijakannya mencegah penyebaran virus corona. Penggantian istilah dilakukan usai ada arahan dari Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.
Penurunan penumpang terjadi secara bertahap, jumlah penumpang berkurang mulai terasa dari tanggal 13 maret 2020. Dari total armada jurusan Tegal - Purwokerto sebanyak 50 unit, perhari ini (Rabu, 2 April 2020) hanya beroperasi 16% saja yaitu sekitar 8 unit.
Atas dasar hal tersebut sejak tanggal 26 Maret, P.O Hikmat telah memberhentikan operasional bus jurusan Tegal - Purwokerto ini sampai dengan waktu yang tidak di tentukan. Pemberhentian ini guna untuk mengurangi kerugian operasional dan penyebaran wabah Covid-19. Walau di setiap perbatasan daerah dilakukan cek kesehatan dengan cara cek suhu tubuh dan pemberian disinfektan dari dinas kesehatan di bantu oleh Dinas Perhubungan, hal tersebut dirasa tidak mencegah penularan penyakit sepenuhnya karena para penumpang yang sudah terjangkit ataupun belum terjangkit tidak bisa di ketahui pada saat tersebut.
Owner tetap mengusahakan membantu kesejahteraan kru di bantu oleh DPC Organda Tegal yangmana melalui DPD Organda Jawa Tengah mengajukan aspirasi pengusaha angkutan, kernet dan supir angkutan ke Kementrian Perhubungan.
Efek pandemi corona ini tidak hanya dirasakan oleh Supir dan Kernet bus saja, tapi keseluruhan yang mencangkup kegiatan usaha yang berhubungan dengan angkutan penumpang diantaranya para pedagang asongan dan pangkalan, warung di terminal, serta lainnya. Semoga saja ada titik terang dari pemerintah untuk membantu semuanya termasuk pemilik armada dan Kami berharap wabah ini segera berakhir agar semua khalayak dapat bekerja menghasilkan seperti sedia kala dan bangkit dari keterpurukan ekonomi pasca Covid-19 ini. Aamiin..
Rabu, 01 April 2020
Sejarah Bus Hikmat Jurusan Purwokerto - Tegal
06.00
2 comments
Perusahaan otobus Hikmat berdiri sejak tahun 1999, pernah eksis dengan kendaraan big bus nya dari tahun 1999 sampai dengan 2015 dengan menggunakan armada bus bermerk Mercedes Benz, Hino dan Nissan Diesel, sebanyak 16 unit Non-AC Seat 3-2.
P.O. Hikmat pertama kali beroperasi menggunakan nama dan trayek P.O. YS, sebanyak 2 unit di tahun 1999 dengan menggunakan Mercedes Benz jenis OK Prima mesin depan tahun 1990. Selanjutnya di awal tahun 2000 bermitra dengan P.O. Sumber Alam yang turut melepaskan armada Hino AK dan Mercedes Benz mesin depannya dengan total armada sebanyak 16 unit akhirnya membuat brand barunya dengan nama P.O. Hikmat yang beralamat di Karangbawang, Teluk - Purwokerto Selatan.
Melayani penumpang Antar Kota Dalam Propinsi (AKDP) pemberangkatan dari kota Tegal ke Purwokerto, dan sebaliknya. Dengan rute melewati kota Slawi, Margasari, Bumiayu, Ajibarang.
Menurunnya kwantitas penumpang karena beberapa faktor diantaranya kepemilikan kendaraan pribadi yang melesat naik drastis mulai dari sepeda motor hingga mobil, Kereta Api, dan Travel memaksa seluruh pengusaha angkutan umum jurusan Tegal - Purwokerto mengganti seluruh armadanya dengan menggunakan kendaraan ukuran lebih kecil yaitu 3/4 dengan seat 24 sampai dengan 31. Selain faktor penumpang yang berkurang tadi, penggunaan armada bus 3/4 dinilai lebih efisien dan relatif murah di biaya perawatan / operasional.
Semua faktor tadi akhirnya juga 'memaksa' seluruh pengusaha termasuk Hikmat juga mengganti armadanya dengan ukuran 3/4. Sehingga saat ini untuk jurusan Tegal - Purwokerto sejak tahun 2017 ke atas sudah tidak ada lagi armada bus besar dengan seat 3-2 lagi.
Foto: Hikmat _ Medium 31 seat Tegal - Purwokerto
Foto: Hikmat _ Medium 27 seat Cilacap - Purwokerto
Untuk bus AKDP jurusan Tegal - Purwokerto berafiliasi dengan badan usaha 'Koperasi Prima Bahari' - Tegal dan untuk jurusan Cilacap - Purwokerto dengan 'PT. Jaya Mandiri' - Banyumas.
(adm.)
Gallery































